“Food Talk” Diskusi Ilmiah Bulanan Bersama Program Studi Teknologi Pangan
Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Universitas Terbuka (UT) pada Januari 2026 , menyelenggarakan program webinar diskusi ilmiah dengan nama “Food Talk”. Acara ini merupakan forum diskusi ilmiah dengan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang yang akan berdiskusi mengenai perkembangan dunia teknologi pangan. Agenda tersebut dirancang sebagai wadah pertukaran informasi mengenai inovasi dan riset pangan terkini khususnya oleh mahasiswa prodi Teknologi Pangan. Kegiatan ini rencananya akan rutin diselenggarakan setiap bulan oleh Prodi Teknologi Pangan UT.
”Food Talk” bertujuan untuk menguatkan pengetahuan para mahasiswa mengenai perkembangan dunia teknologi pangan dan dunia riset yang berkembang. Agenda ini dijadwalkan akan dilakukan secara rutin setiap bulan dengan topik-topik transformatif lainnya.
Topik Perdana: Pangan Fungsional
Pada Jumat, 30 Januari 2026 lalu, telah dilaksanakan agenda ”Food Talk” perdana dengan topik besar “Pangan Fungsional” lebih spesifiknya mengenai "Pengaruh Jenis Pemanis Erythritol dan Stevia terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Sifat Fungsional Fruit Leather Kulit Jeruk Siam–Mangga". Narasumber yang dihadirkan adalah Fahmi Junaidi, S.T.P. yang merupakan alumni Prodi Teknologi Pangan lulusan 2025 lalu. Saat ini Fahmi sedang melanjutkan studi magister di Universitas Brawijaya Malang pada jurusan Teknologi Hasil Pertanian.
Melalui ”Food Talk” Fahmi menceritakan hasil penelitiannya yang dilakukan semasa berkuliah di UT mengenai sifat fungsional Fruit Leather yang terbuat dari buah Mangga dan Kulit Jeruk Siam. Inovasi ini berangkat dari keprihatinanya atas meningkatnya penyakit degeneratif di Indonesia, serta adanya peluang melimpahnya komoditas buah lokal khususnya mangga dan jeruk siam afkir yang tidak lolos sortir untuk di jual di Kota Batu.
Hasil penelitianya menunjukan bahwa Penambahan kulit jeruk siam pada fruit leather buah mangga dapat meningkatkan nilai gizi dan aktivitas antioksidan. Selain itu, Pemanis stevia meningkatkan aktivitas antioksidan dan vitamin C, sedangkan erythritol menurunkan kadar air dan gula reduksi. Perlakuan terbaik diperoleh pada formulasi mangga : kulit jeruk siam (70 : 30) dengan pemanis stevia, karena menghasilkan aktivitas antioksidan dan vitamin C tertinggi dengan karakteristik fisikokimia yang masih dapat diterima.
Acara yang dihadiri oleh 44 peserta yang hadir melalui platform zoom berjalan dengan sangat baik dan diskusi tanya jawab berjalan dengan menarik. Prodi Teknologi Pangan berharap melalui Food Talk ini, para mahasiswa dapat mendapatkan ide – ide penelitian, serta semakin berkembang pengetahuan mengenai dunia pangan.
Jangan Lewatkan!
Nantikan agenda Food Talk selanjutnya!


